20.10.2020
saat

All Language

At-Tafakkur Fi Al-Kawn Wa Al-Insan Wa Al-Qur’an

    Allah swt menciptakan manusia  dengan tujuan  untuk beribadah kepadanya serta megetahui hakikat zatnya. Zikir dan berfikir merupakan sarana yang menuntun manusia menggapai tujuan tersebut,sedangkan makrifat ia sebagai jalan manusia yang membawanya kepada kebahagiaan dan kemenangan abadi. Tafakur yang dihasilkan oleh renungan hati akan menjadi telaga bagi kedamaian jiwa dan mengantarkan manusia pada ketinggian hikmah, sedangkan puncak hikmah ialah rasa takut pada sang pencipta. Manusia yang selalu berfikir dan merenungkan penciptaan alam semesta ini dia akan mencari hakikat sebab kenapa ia diciptakan dan untuk apa? Tafakkur seperti inilah yang sejatinya nanti membawanya pada kegembiraan abadi. Dalam buku ini kami berusaha menyingkap rahasia tabir yang tersimpan dalam Al-quran al-Karim ,alam semesta, dan manusia. Dan kami juga berharap semoga buku ini dapat memberikan manfaat serta menjadi timbangan amal baik kita kelak di akhirat nanti.


Utsman Nûri Topbaş
ISBN: 978-9944-83-434-6

  

Masyarakat Dalam Zaman Kebahagiaan

     Zaman kebahagian (asru sa’adah) merupakan zaman yang dirindukan oleh setiap mukmin sejati, zaman itu telah dijamin oleh Rasulullah s.a.w akan ketentraman dan kebaikan masanya , Periode ini mencakup tiga golongan: sahabat, tabi’in dan tabi’ tabiin.  Mereka hidup penuh dengan perjuangan dalam memperkokoh tirani agama ini, membangun hingga menyebar luaskan ke penjuru wilayah. Jaminan atas sebaik-baiknya masa sesuai dengan jeriha payah yang telah mereka korbankan baik jiwa dan raga, kecintaan mereka dalam melaksanakan ajaran-ajaran islam, hingga menjadikan Rasulullah s.a.w sebagai panutan terdepan hidup mereka.


Utsman Nûri Topbaş
ISBN: 978-9944-83-492-6

  

Teladan Pribadi Rasulullah

     Nabi Muhammad SAW merupakan rasul sekaligus nabi terakhir yang diutus kepada umat manusia seluruhnya. Kepribadiannya yang selalu mencerminkan kemuliaan, budi pekerti yang luhur serta integritas dirinya menjadikan kisah perjalanan hidupnya banyak terekam di lembaran-lembaran yang selalu di kenang dalam sejarah umat manusia. Kebijaksanaan, pembawa rahmat lil alamin, pemberita kabar akan kebahagiaan abadi di akhirat merupakan diantara sifat-sifat yang tertanam dalam pribadi rasulullah SAW. beliau adalah suri tauladan serta cahaya yang selalu bersinar bagi makhluk yang berada di sekitarnya. Tidak heran apabila pada zaman selanjutnya kepribadiannya menjadi contoh teladan terbaik dalam membina umat manusia yang berakhlak dan beradab Buku ini banyak menceritakan keperibadian luhur Rasulullah SAW. Tidak ketinggalan juga ia  menceritakan kepada kita tentang kisah Nabi Muhammad SAW dari seorang yatim piatu menjadi manusia paling dengan segala sifat-sifat mulianya.


Utsman Nûri Topbaş
ISBN: 978-9944-83-490-2

  

Makna Detik-Detik Akhir Hembusan Nafas Manusia

   Sungguh, hembusan-hembusan nafas terakhir itu laksana cermin yang jernih dan tiada bernoda. Di dalamnya, setiap manusia menyaksikan dengan jelas semua perjalanan umurnya, baik berupa amal baik dan buruk. Ia juga mengetahui apa saja yang telah disediakan oleh Allah SWT sebagai ganjaran baginya.
    Agar ia tidak menjadi cermin yang penuh dengan pemandangan mengerikan dimana berbagai siksaan diperlihatkan yang pada akhirnya hanya menyebabkan berbagai penyesalan, setiap hamba wajib menjadikan hidup ini sebagai wasilah untuk beribadah kepada-Nya dengan beristiqomah mencintai dan mengamalkan al-Qur’an serta sunah Rasullulah. Nabi bersabda dalam sebuah hadis, “Setiap hamba dibangkitkan menurut keadaannya saat mati. ” (HR. Muslim)
   Tidaklah patut seorang hamba hidup di dunia fana ini dalam keadaan melalaikan akhiratnya dan jatuh terjerat menjadi tawanan dalam mengejar berbagai kenikmatan dunia yang  bersifat sementara karena dorongan hawa nafsunya.
   Berhati-hatilah terhadap masa depan yang mengerikan, karena ia menunggu siapapun yang lalai dan larut dalam berbagai permainan laksana anak kecil yang hidup penuh dengan ketidakpedulian, permainan dan canda tawa. Ataupun seperti seorang remaja yang hidup dalam beraneka ragam kebodohan karena bisikan nafsunya.


Utsman Nûri Topbaş
ISBN: 978-9944-83-793-4

  

Tears Of The Heart (Tangisan Hati Rumi)

    Cinta manusia kepada sesama–meski sebagiannya bisa terdeteksi lewat gejala dan tanda–tidak sepenuhnya bisa digambarkan dan diceritakan. Apalagi cinta manusia kepada Allah yang Mahagaib. Maka, bisa dimaklumi apabila kalangan sufi banyak menggunakan tamsil atau metafor ketika menggambarkan cinta.
   Rumi adalah satu di antara sedikit sufi yang barangkali paling fasih melukiskan cinta manusia kepada Tuhan. Dia mengibaratkan kerinduan manusia kepada Tuhan itu laksana sepotong bambu yang dipisahkan dari rumpun asalnya. Sepotong bambu ini–karena kerinduannya–merelakan dirinya dipotong-potong, dibentuk, dan dilubangi agar bisa bertransformasi menjadi sebuah suling. Dan sang suling lalu melantunkan musik dan irama kerinduan kepada rumpunnya, kepada sang asal. Demikianlah, gambaran bagaimana manusia rela menjalani duka hidup di dunia agar dapat meratapi kerinduannya dan keterpisahannya kepada Sang Asal.
    Ratapan Kerinduan Rumi berisi syarah (penjelasan) Osman Nuri Topbas, seorang guru Tarekat Naqsyabandiyah asal Turki, atas Matsnawi karya Jalaluddin Rumi.


Utsman Nûri Topbaş
ISBN: 978-9794-33-868-1

  

  1. Page :
  2. |
  3. 1
STATISTICS :    Total number of languages : 55    Total number of materials : 1.497    Total number of downloads : 1.576.380      ALL STATISTIC